Kamis, 10 September 2020

PERKEMBANGAN PASAR MODAL

 

a.     PENGERTIAN PASAR MODAL

Pasar yang merupakan sarana bagi perusahaan dan pemerintah untuk memperoleh dana jangka panjang dengan cara menjual saham atau obligasi (capital market).

Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.

Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung.

 

b.    A. Perkembangan pasar modal di indonesia

Inarno menjelaskan pergerakan IHSG dan nilai transaksi turun signifikan pada Maret 2020. Saat itu, setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan di sudah ada satu orang yang positif terinfeksi virus Covid-19.

Sementara dari eksternal, pada saat yang sama wabah corona meluas ke berbagai negara. Ini membuat investor global dan domestik merespons negatif pasar keuangan baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Situasi ketidakpastian terus berjalan sampai saat IHSG sentuh level terendah pada hari Selasa, 24 Maret 2020, indeks turun 37.49 persen dibanding posisi akhir tahun lalu, dan semoga ini menjadi puncak penurunan terdalam di tahun ini,” kata Inarno.

Inarno menyampaikan, koreksi IHSG terdalam sepanjang sejarah sebesar minus 50,6 persen. Itu terjadi saat krisis keuangan global 2008 yang disebabkan kasus Subprime Mortgage di AS.

“Meskipun kita lihat indeks mengalami penurunan, aktivitas perdagangan cukup baik. Rata rata perdagangan Maret Rp 7,9 triliun per hari, meningkat dari Januari dan Februari,” ujar Inarno.

 

Secara sektoral, Inarno memaparkan, terjadi penurunan di seluruh indeks sektoral, tertinggi pada harga saham di sektor aneka industri, sebesar -40,60 persen. Ini terjadi dengan penurunan harga saham perusahaan besar di aneka industri, salah satunya saham PT Astra Internasional Tbk (ASII).

Harga saham ASII tercatat turun 40 persen dari sebelumnya. Selain itu, dari penurunan nilai kapitalisasi pasar tertinggi terjadi pada sektor keuangan. Nilai kapitalisasi pasar sektor ini turun sebesar Rp 708 triliun.

Dalam situasi yang penuh ketidakpastian tersebut, investor asing keluar dari pasar saham domestik dan beralih ke instrumen investasi yang berkarakter safe haven.

Menurut catatan BEI, terjadi net sell Rp 14,87 triliun selama periode yang sama. Periode terbesar penarikan dana asing di bursa saham Indonesia terjadi pada akhir Februari hingga April 2020.

 

c.      B. Perkembangan Pasar Modal di Dunia

Peneliti  Senior  PT  Bursa Efek  Indonesia  Poltak  Hotradero mengungkapkan bahwa pasar modal akan menghadapi risiko terjadinya resesi dunia. Akan tetapi, risiko tersebut dalam tren menurun bila melihat angka pertumbuhan, tingkat pengangguran dan respons bank sentral Amerika.

 

"Namun melemahnya pertumbuhan ekonomi di banyak negara mulai dari China dan India hingga kawasan Eropa akan cukup berpengaruh terhadap Indonesia dan arus investasi ke Indonesia," ungkapnya kepada Bisnis, Rabu (25/12/2019).

 

Senada, Bank Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi dunia melambat, akan tetapi ketidakpastian pasar keuangan global menurun. Terdapat sejumlah perkembangan positif terkait dengan perundingan perang dagang antara AS-Tiongkok serta proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), meskipun sejumlah risiko geopolitik masih berlanjut.

 

Onny memprakirakan bahwa PDB AS dan Tiongkok melambat dipengaruhi terbatasnya stimulus dan dampak pengenaan tarif yang sudah terjadi. Ekonomi India juga menurun dipengaruhi konsolidasi di sektor riil dan sektor keuangan, baik bank maupun nonbank.

 

Di sisi lain, perbaikan mulai terlihat pada Eropa dan Jepang, meskipun masih relatif terbatas, ditopang permintaan domestik yang membaik. Kemajuan dalam perundingan perdagangan antara AS-Tiongkok juga berdampak pada menurunnya risiko di pasar keuangan global serta mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing ke negara berkembang.

 

d.   C.  Perbandingan pasar modal di Indonesia dan Dunia sebelum maupun setelah New normal.

 

Kasus Covid19 pertama kali di Indonesia diumumkan pada 2 Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi perbedaan yang signifikan dari harga saham dan volume transaksi saham karena adanya pandemi  covid-19 (studi kasus pada PT. Ramayana Lestari Sentosa, Tbk). Data penelitian ini diambil 31 hari sebelum dan 31 hari setelah diumumkannya kasus pertama covid-19 di Indonesia. Data diolah dengan paired sample t-tes, dengan menggunakan SPSS versi 20. Dari hasil pengolah data, menunjukkan terjadi perbedaan signifikan pada harga saham sebelum dan sesudah diumumkannya kasus pertama covid-19 di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikasi 0,00 < 0,05. Dimana harga saham mengalami penurunan dibandingkan sebelum adanya kasus covid-19. Sedangkan untuk volume transaksi saham juga menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dimana nilai signifikasinnya 0,01 < 0,05. Volume transaksi saham sesudah pengumuman menunjukkan nilai yang meningkat


7 komentar:

  1. Blog ini sangat bagus saya menjadi lebih mengerti tentang perkembangan pasar modal di Indonesia dan di dunia disaat pandemi corona ini

    BalasHapus
  2. Terimakasih atas ilmu pengetahuan nya saya menjadi mengerti tentang perkembangan pasar modal

    BalasHapus
  3. Ini sangat bermanfaat dan menjadi tambahan ilmu bagi saya

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Sangat bermanfaat, terima kasih

    BalasHapus